Ada Tiga Klaster Terbesar Penyebaran Covid-19 di Yogyakarta

(beritamagelang.com) Ilustrasi (foto : internet)

beritamagelang.com, Yogyakarta—Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut dari 104 kasus positif terkonfirmasi perhari kemarin (1/4/2020), ada tiga klaster besar. Setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi dan tracking terhadap kasus terkonfirmasi, PDP dan ODP.

Anggota Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas COVID-19 DIY dr Riris Andono Ahmad atau sering dipanggil Doni menuturkan ketiga klater terkait dengan kegiatan keagaaman. Terdapat di Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta.

”Jumlah kasus terkonfirmasi dari ketiga klaster tersebut, mencapai proporsi kurang kebih 20 persen dari seluruh kasus yang terkonfirmasi,” ungkapnya, kemarin (1/5/2020).

Baca juga : Membaik, Dua Pasien Positif di Magelang Boleh Pulang

Dia menjelaskan, Klaster di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunung Kidul, berawal dari anggota jemaah tablig yang baru pulang dari Jakarta. Sedangkan satu klaster di Kota Yogyakarta yakni klaster Jemaah GBIP, berasal dari rombongan pulang dari pertemuan Sidone GBIP yang dilakukan di Hotel Aston, Kota Bogor pada bulan Maret lalu.

”Sedangkan klaster di Kabupaten Sleman tersebar terutama melalui kegiatan pertemuan di tempat peribadatan dan klaster di Kabupaten Gunung Kidul melalui kontak erat antar kasus,” jelas dia.

Tambah Doni, klaster kasus di Sleman telah mencapai generasi ke-3. Sedangkan klaster kasus di Gunung Kidul telah mencapai generasi ke-5, sementara itu penularan kasus pada jemaah GPIB terjadi karena adanya kegiatan dalam lingkungan gereja.

”Dengan melihat adanya bukti penyebaran kasus yang disebabkan oleh kegiatan perkumpulan, maka masyarakat diminta untuk tetap menjaga social distancing dan sementara menghindari kegiatan yang bersifat kerumunan,” pungkasnya. (Mifta)

1 thought on “Ada Tiga Klaster Terbesar Penyebaran Covid-19 di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: