Antisipasi Lonjakan Kasus Corona, Sleman Siapkan Rumah Sakit Intermediate

(beritamagelang) Kantor Bupati Sleman (Foto : Internet)

beritamagelang, Sleman— Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan 13 rumah sakit “intermediate” di wilayahnya. Bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan melonjaknya kasus  Covid-19.

Rumah sakit yang disiapkan merupakan kelas C dan D baik rumah sakit umum maupun khusus. Rencananya untuk menangani kasus Covid-19 berstatus ODP dan PDP.

”Karena kami belum tahu kasus corona akan naik atau turun sehingga kami siapkan rumah sakit intermediate. Diharapkan nantinya mampu membagi beban dengan rumah sakit rujukan yang ada,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo di Sleman, kemarin (20/4/2020).

Baca juga : Wajib Tahu Ini Tips Aman Keluar Rumah Saat Terjadi Corona

Dia menjelaskan, rumah sakit yang disiapkan untuk menangani kasus gejala ringan. Rumah sakit di antaranya RS Panti Nugroho, RS Mitra Paramedika, Ghramedika 10, RS Condongcatur, RS Puri Husada, RSK Sadewa, RSKB Sinduadi, RS Queen Latifa, Mitra Sehat, Panti Baktiningsih, RS UAD, Arvita Bunda dan At Taurots.

”Dengan adanya 13 rumah sakit itu, nantinya 11 rumah sakit rujukan bisa menangani pasien PDP COVID-19 komorbid atau penyakit penyerta berat,” tutur dia.

Baca juga : Baru Keluar Penjara Warga Grabag Kembali Diringkus Polisi

Pihaknya saat ini sedang menunggu Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sleman. Setelah ditetapkan, maka 13 rumah sakit itu dapat segera merawat pasien kasus Covid-19.

“Dengan  13 rumah sakit itu nantinya otomatis menambah  ruang isolasi baru di wilayah Sleman. Kami dapat memberikan bantuan APD dan alat kesehatan, sedangkan fasilitas  lainnya bisa disiapkan oleh rumah sakit sendiri,” ucap Joko. (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: