Begini Kelanjutan Kasus Penganiayaan Dua Orang di Muntilan

(beritamagelang.com) Kasat Reskrim Polres Magelang saat memberikan keterangan pers mengenai kasus penganiayaan di Muntilan (foto : istimewa)

beritamagelang.com, MUNGKID—Polres Magelang memberikan keterangan pers mengenai kasus penganiayaan dua orang di Jalan Pemuda Barat Muntilan, pada Kamis (7/5/2020) dinihari. Setelah pemeriksaan pelaku, di tetapkan tiga dari empat pelaku yang ditangkap menjadi tersangka.

Keterangan tersebut diberikan di Mapolres Magelang ,siang ini (11/5/2020). Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Hadi Handoko menuturkan para pelaku merupakan geng motor yang sedang berkumpul di pinggir jalan alias nongkrong disekitar TKP.

”Hasil pemeriksaan, kami tetapkan tiga tersangka dan dua orang DPO yakni Imron dan Agung alias Tumis. Masih ada kemungkinan bisa bertambah menunggu hasil pengembangan kasus,” ungkapnya, siang ini (11/5/2020).

Baca juga :Kabar Baik Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah

Sebelumnya, jajaran polisi  Polres Magelang mengamankan empat orang diduga pelaku. Yakni IM, AMD, FJR dan YNR, setelah pemeriksaan yang ditetapkan tersangka adalah IM, 29 tahun, warga Losari Kecamatan Pakis Magelang, kemudian AMD, 24 tahun dan FJR, 24 tahun.

”Sedangkan YNR, 27 tahun, sebagai saksi. Serta dua orang saat ini masih DPO yakni Imron dan Agung alias Tumis. Bila masyarakat mengetahui keberadaanya bisa segera menghubungi pihak berwajib,” papar dia.

Dari pengakuan pelaku, motif mereka melakukan aksi tersebut karena merasa tersingung. Saat itu korban melintas didepan para pelaku dengan menggeber (bleyer) sepeda motornya, sehingga para pelaku emosi.

”Saat itu pelaku langsung manarik salah satu korban dan mengeroyoknya. Korban lainnya juga menjadi sasaran pengeroyokan,” imbuh Kasat Reskrim.

Para pelaku tersebut berhasil diamankan dirumah masing-masing kurang dari 24 jam. Dalam proses penangkapan ada dua pelaku mencoba kabur dan melawan petugas.

“Terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terukur yakni menembak kaki tersangka IM dan YNR,” tandas dia.

Saat penangkapan pelaku, petugas mengamankan beberapa barang bukti. Yakni satu buah pisau jenis sangkur, satu buah pedang, satu buah Pralon isi cor beton, satu buah balok kayu. 

Serta dua sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam nopol  D-3595-IJ dan Yamaha Mio M3 warna hitam nopol  AA-6443-HG, serta satu buah helm warna hitam.

Diberitakan sebelumnya, pelaku dan DPO melakukan penganiayaan kepada dua remaja di Jalan Pemuda Barat Tamanagung Muntilan pada Kamis dini hari (7/5/2020). Dua orang tersebut adalah RFM, 24 tahun dan AR, 19 tahun, yang merupakan warga Gunungpring Muntilan.

Kejadian bermula ketika dua korban bersama lima rekannya menggunakan sepeda motor melaju dari arah Terminal menuju Bambu runcing. “Dari keterangan saksi sekaligus rekan korban mereka ke Bambu Runcing hendak mencari makan,” pungkas Kasat Reskrim. (Mifta)

2 thoughts on “Begini Kelanjutan Kasus Penganiayaan Dua Orang di Muntilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: