Disdikbud Perbolehkan 8 Daerah di Jateng Lakukan KBM Tatap Muka

(beritamagelang.com) Ilustrasi sekolah new normal (foto : internet)

Beritamagelang.com, JAWA TENGAH – Tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai Senin (13/7/2020). Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan 8 daerah yang diperbolehkan melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, Jumeri melalui Kabid Pembinaan SMA Syamsudin Isnaeni mengatakan, klasifikasi daerah tersebut berdasarkan evaluasi yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP).

“Sudah ada panduan kegiatan belajar mengajar (KBM). Bagi wilayah di zona hijau boleh melakukan tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Daerah dengan zona kuning atau oranye dibatasi pesertanya dengan pembelajaran jarak jauh. Sementara untuk Zona merah dilakukan  pembelajaran daring atau jarak jauh,” jelasnya.

Disampaikan delapan wilayah yang diperbolehkan melakukan KBM tatp muka. Yakni Kabupaten Blora, Kabupaten Kendal, Kota Surakarta, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Klaten, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal.

Baca juga : Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat 75 Persen Selama Pandemi Covid 19

Sedangkan yang tidak dapat melakukan secara tatap muka yakni, zona Merah dengan resiko penularan tinggi. Diantaranya, Kota Semarang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Temanggung.

Semntara zona kuning atau oranye dengan risiko penularan sedang terdiri dari 21 wilayah. Yaitu Rembang, Cilacap, Sragen, Grobogan, Kabupaten Pekalongan, Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Sukoharjo, Salatiga, Banyumas, Kota Pekalongan, Wonogiri, Batang, Purbalingga, Boyolali, Pemalang, Karanganyar, Pati, Kebumen, Kabupaten Tegal, dan Wonosobo.

Syamsudin menambahkan, untuk pembukaan operasional sekolah harus dikoordinasikan dengan Ketua GTPP setempat, dalam hal ini bupati atau wali kota.

“Secara makro, kita kebijakannya pelajaran jarak jauh (daring). Namun ada kebijakan yang zona hijau dimungkinkan boleh tatap muka. Itu pun tak boleh masuk semua, tapi bertahap. Yang utama untuk siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).” kata Syamsudin, seperti dikutip dari Jatengprov.go.id.

1 thought on “Disdikbud Perbolehkan 8 Daerah di Jateng Lakukan KBM Tatap Muka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: