Fakta di Balik Megahnya Candi Borobudur

(beritamagelang.id) Candi Borobudur (Foto : Internet)

beritamagelang.com, NASIONAL—Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang memiliki nilai sejarah yang penting. Menurut aksara yang tertulis, candi Buddha terbesar di dunia ini dibangun pada abad ke-8 pada masa pemerintahan dinasti Syailendra.

Sampai sekarang candi Borobudur  masih menyimpan banyak misteri. Namun berikut ini himpunan beritamagelang.com mengenai candi Borobudur :

Penemuan Candi Borobudur

Candi Borobudur sempat terkubur di bawah lapisan tanah yang kemudian ditumbuhi pohon dan semak belukar. Sekitar tahun 1814 Masehi candi Borobudur ditemukan kembali saat pulau jawa dibawah pemerintahan Inggris yang dipimpin oleh gubernur jenderal Thomas Stamford Raffles.

Dia mengutus seorang insinyur Belanda H. C. Cornelius untuk menyelidiki keberadaan candi Borobudur. Kemudian dilanjutkan oleh pejabat pemerintah Hindia Belanda di Keresidenan Kedu Hartmann. Pada tahun 1835 Masehi, akhirnya seluruh bagian bangunan candi telah tergali dan bisa terlihat Setelah ditemukan, dilakukan penelitian Borobudur oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Pemugaran Candi Borobudur

Sekitar tahun 1900 Masehi, pemerintah Hindia Belanda mengambil langkah menjaga kelestarian monumen ini dengan melakukan pemugaran. Dilakukan banyak hal, antara lain perbaikan sistem drainase, pengaturan sudut bangunan, pemindahan batu yang membahayakan, penguatan pagar langkan pertama dan pemugaran beberapa relung, gerbang, stupa dan stupa utama.

Pendiri Candi Borobudur

Sampai saat ini masih belum ada bukti kongkret alasan yang sebenarnya membangun candi Borobudur. Namun menurut aksara yang tertulis pendiri candi Borobudur adalah dinasti Syailendra.  Candi Borobudur dibangun pada kurun sekitar tahun 825 M. Diketahui dinasti Syailendra adalah penganut agama Buddha aliran Mahayana yang taat.

Pernah Rusak

Pada 21 Januari 1985, Sembilan stupa Candi Borobudur rusak akibat dibom. Serangan dikepalai oleh Husein Ali Al Habsyie yang kemudian dipenjara seumur hidup.

Kemudian, saat gempa 6,2 Skala Ritcher di Jawa Tengah. Candi Borobudur mengalami kerusakan ringan.

Pada bulan Oktober dan November 2010, gunung merapi meletus dan debu vulkaniknya menutupi komplek candi dengan ketebalan 2,5 sentimeter. Sehingga menyebabkan kawasan ditutup sementara untuk dilakukan pembersihan.

Baca juga : Pendemi Corona Inilah Daftar Makanan Bergizi Untuk Sahur

Itulah penjelasan singkat mengenai candi Borobudur. Saat ini Kawasan candi Borobudur masih ditutup akibat pendemi Covid-19, penutupan pertama pada tanggal 16-19 Maret 2020. Kemudian diperpanjang mulai 30 Maret 2020 hingga batas waktu belum ditentukan. (Mifta)

7 thoughts on “Fakta di Balik Megahnya Candi Borobudur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: