Gelar Rakor Operasi Ketupat Candi 2020, Ini Yang Dibahas

(beritamagelang.com) rapat koordinasi lintas sektoral operasi ketupat candi 2020 (Foto : Istimewa)

beritamagelang.com, MUNGKID—Rapat koordinasi lintas sektoral operasi ketupat candi 2020 antara Polres Magelang, Kodim 07/05 Magelang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang digelar hari ini (28/4/2020). Selain membahas itu juga membahas penanganan Covid-19 di Kabupaten Magelang.

Acara dilaksanakan di Aula Bhayangkara Polres Magelang. Dalam sambutannya Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso menuturkan kegiatan sebagai sinergitas dan koordinasi.

 ”Kita harus menaati kebijakan pemerintahan terkait penanganan Covid-19 dan penanggulangannya menjadi prioritas utama agar setelah ini ada kontribusi nyata untuk menekan penyebaran virus corona,” ungkapnya.

Baca juga : Pendemi, Ini Tips Makanan Buka Puasa

Kasat Lantas Polres Magelang AKP Fadli menjelaskan operasi ketupat candi 2020 jenisnya operasi pemeliharaan keamanan. Dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif yang didukung kegiatan penegakan hokum.

 ”Operasi berlangsung mulai 24 April hingga 13 Mei 2020 mendatang,” ujarnya.

Selain itu juga sebagai bantuan operasi dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah. kaitannya dengan pelarangan mudik guna mencegah penyebaran wabah covid-19.

”Dengan harapan masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan rasa aman dan nyaman,” imbuh Fadli.

Tambah dia, direncanakan ada delapan titik pospam yang akan didirikan di wilayah Kabupaten Magelang. Yakni Pospam Depan Terminal Secang, Pospam Terpadu Terminal Secang, Pospam Depan Artos Hotel Mertoyudan, Pospam depan BRI Salaman.

”Ada juga Pospam Terpadu Terminal Salaman, Pospam depan Pasar Muntilan, Pospam Terpadu Terminal Muntilan dan Pospam Tugu Ireng Salam,” tandas dia.

Sementara Bupati Magelang Zaenal Arifin, diwakili Asisten 1 Setda Magelang Iwan Sutiarso mengapresiasi pertemuan itu. Sebab operasi ketupat candi 2020 berbeda dari sebelumnya, yakni kondisi waktu lebih panjang selama 37 hari dan di tengah pendemi virus corona.

 ”Dengan sinergitas dan sinkronisasi berbagai informasi serta data, semoga tujuan operasi ini tercapai. Serta jangan lupa tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tutur dia.

Tambah Iwan, perlu adanya antisipasi dampak Covid-19 yang sangat besar. Jangan sampai muncul gangguan lain mulai dari sosial, ekonomi dan ujungnya adalah gangguan keamanan.

 ”Dalam keadaan seperti ini banyak isu hoax yang cepat menyebar melalui media sosial. Namun jangan sampai dampaknya menimbulkan gangguan keamanan juga,” pungkasnya. (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: