Hotel Sepi Pengunjung, Pengelola Ajak Karyawan Bercocok Tanam

(beritamagelang.com) Karyawan hotel melakukan kegiatan di lahan pertanian (Foto : Istimewa)

beritamagelang.com, NASIONAL – Selama pandemi covid-19, objek wisata di Tanjung Lesung Resort, Pandeglang, Banten mengalami penurunan jumlah angka pengunjung. Demi menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), ratusan karyawan diberdayakan menjadi petani sayuran di area hotel.

Pihak pengelola hotel memilih tanaman berusia rendah, agar dapat dipanen dan hasilnya bisa segera dijual. Dengan menggunakan seragam kerja, sejumlah karyawan melakukan kegiatan bertani di area hotel di tanah seluas dua hektar tersebut.

Salah seorang staff Receptionist hotel, Desi menceritakan kegiatan ini sudah berjalan sejak dua minggu yang lalu. Bersama rekan-rekan lainnya, mereka bercocok tanam di area tanah hotel yang tidak terpakai.

Baca juga : Polsek Candimulyo Membantu Evakuasi Warga Positif Corona

“Akibat jumlah kunjungan menurun drastis sejak ada virus covid-19, kami diberdayakan di lahan pertanian. Namun jika ada tamu, kami kembali melayani tamu. Meski tidak ada pengunjung, kami tetap digaji seperti biasa,” ujarnya.

Desi menambahkan, selama berada di ladang, kami merasa cerahnya matahari pagi dan berkeringat saat melakukan aktivitas. Berbeda ketika kami aktif di meja front office yang selalu tidak terkena pancaran sinar matahari tanpa aktivitas fisik yang berarti.

” Lumayan jadi buat olahraga, pengalaman baru juga bagi kami,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager Tanjung Lesung Resort, Widiasmoro mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban perusahaan dalam hal finansial. Sepinya pengunjung hotel berdampak ke pemasukan yang bisa membuat perusahann menurun.

Sementara ini, ratusan karyawan dari beberapa divisi terpaksa harus turun ke lahan pertanian yang berada di sekitar hotel. “Kami menanam sayuran berumur pendek agar cepat dipanen dan hasilnya dapat dinikmati bersama-sama. Minimal kami bia mengurangi beban karyawan,” pungkasnya. (fahrur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: