Korupsi, Mantan Kades Donomulyo Magelang Dituntut 5,6 Tahun Penjara

(beritamagelang.com)

beritamagelang.com, MAGELANG—Mantan Kepala Desa (Kades) Donomulyo Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Anwari, dituntut setelah melakukan korupsi. Beberapa hal yang diselewengkan mulai dari dana desa, bantuan keuangan khusus, hingga bantuan gubernur.

Dalam amarnya, jaksa penuntut umum Kejari Kabupaten Magelang menilai terdakwa Anwari terbukti bersalah melakukan korupsi. Dituntut pidana penjara 5 tahun 6 bulan serta denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan.

Selain menuntut pidana penjara dan denda, jaksa juga menuntut terdakwa membayar uang pengganti sesuai dengan kerugian negara yang timbul akibat ulahnya. ”Menjatuhkan pidana tambahan, membayar uang pengganti sebesar Rp 419.116.652 subsider 3 tahun kurungan,” ungkap jaksa Oki Bogitama di hadapan majelis hakim Tipikor Semarang.

Kemudian jaksa menuntut agar seluruh masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Sementara itu beberapa kasus yang menjerat terdakwa Anwari, pertama yaitu korupsi dana desa pada tahun 2017-2018 lalu.

Baca juga : Membaik, Dua Pasien Positif di Magelang Boleh Pulang

Saat Desa Donomulyo membangun gedung yang anggarannya dialokasikan dari Dana Desa. Pencairan dana pembangunan dilakukan dalam 3 tahap, yakni tahap pertama di tahun 2017, terdakwa mengambil Rp 208,7 juta. Kemudian tahap kedua di tahun yang sama mengambil Rp 196,2 juta. Kemudian tahap ketiga pada 2018 mengambil Rp 140 juta.

Totalnya mencapai Rp 405 juta, seharusnya dengan jumlah dana tersebut pembangunan sudah selesai tetapi kenyataannya belum. Hingga akhirnya masyarakat setempat ada yang melaporkan ke Bupati Magelang melalui Camat Secang.

Selain korupsi uang pembangunan gedung, terdakwa juga disebut menyelewengkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Bupati dan dewan. BKK sedianya diperuntukkan bagi pembangunan jalan usaha tani dengan total mencapai Rp 100 juta, diantaranya bantuan Bupati Rp 50 juta dan dewan Rp 50 juta.

Tak sampai disitu, terdakwa juga diduga menyelewengkan bantuan Gubernur Jateng guna pembangunan pipa air bersih. Bantuan dalam bentuk hibah tersebut totalnya mencapai Rp 30 juta.

Uang tersebut sudah dibelanjakan untuk membeli pipa paralon. Namun, saat akan membangun pipa air bersih, ternyata materialnya tidak ada. (Mifta)

1 thought on “Korupsi, Mantan Kades Donomulyo Magelang Dituntut 5,6 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: