Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa Kota Magelang Hingga 16 Mei

(beritamagelang.com) Ilustrasi seorang ibu mendampingi anaknya belajar dirumah (Foto : Internet)

beritamagelang.com, MAGELANG—Masa belajar dirumah tingkat PAUD, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kota Magelang kembali diperpanjang hingga 16 Mei 2020. Hal itu dikarenakan situasi pendemi Covid-19 belum juga usai.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang  Agus Sujito, perpanjangan  itu sudah keempat kalinya. Awal mulanya pada tanggal 16-29 Maret 2020, kemudian tanggal  30 Maret – 11 April 2020, dilanjut pada tanggal  12-30 April 2020 dan saat ini hingga 16 Mei 2020.

”Melihat kondisi darurat pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, maka kebijakan KBM secara mandiri di rumah diperpanjang lagi  hingga tanggal 16 Mei 2020. Apabila ada perubahan situasi dan kondisi akan diberitahukan selanjutnya,”  ungkapnya, kemarin  (30/4/2020).

Sementara itu, jadwal kelulusan akan mengacu pada Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 5 Tahun 2020. Yakni SD dan Paket A pada tanggal  15 Juni 2020, SMP dan Paket B tanggal  5 Juni 2020,serta Paket C tanggal  2 Mei 2020.

”Tanggal tersebut sekaligus untuk penyampaian pengumuman kelulusan secara daring. Nantinya peserta didik akan mendapat surat keterangan kelulusan bertanda tangan kepala sekolah dan pejabat berwenang,” jelasnya.

Baca juga : Pemkab Magelang Potong 50 Persen Gaji Pegawai Non PNS

Kemudian buku rapor kelas dijadwalkan pada tingkat  SD dan Paket A tanggal 15 Juni 2020 serta tanggal mutasinya 16 Juni 2020. Tingkat SMP dan Paket B pada tanggal 5 Juni 2020 dengan jadwal mutasi 6 Juni 2020, sedangkan Paket C pada 2 Mei 2020 dan waktu mutasi pada 4 Mei 2020.

”Sekolah diimbau tidak mengadakan acara yang memungkinkan ada kerumunan, misalnya wisuda dan lain sebagainya. Serta sekolah tidak diperbolehkan mengadakan penarikan sumbangan kelulusan,” tandas Agus.

Tambah dia, selama bulan Ramadan pelaksanaan KBM mandiri difokuskan pada upaya peningkatan keimanan. Serta penguatan pendidikan karakter dari siswa.

“Diiringi juga dengan edukasi terkait pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.,” pungkasnya (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: