Masuk Zona Merah, Ganjar Peringatkan Pemkab Temanggung

(beritamagelang.com) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berada di Kabupaten Temanggung (Foto: humas pemprov jateng)

(beritamagelang.com) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berada di Kabupaten Temanggung (Foto: humas pemprov jateng)

beritamagelang.com, TEMANGGUNG— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memberikan warning atau peringatan kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kendal terkait pergerakan grafik covid-19 yang terus meningkat. Kedua daerah tersebut diminta untuk lebih intensif melakukan pemutusan penyebaran virus corona.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan dua daerah baru yang masuk zona merah adalah Kabupaten Temanggung dan Kendal. Menyusul Kota Semarang dan Kabupaten Magelang serta Demak.

Ganjar menuturkan untuk Temanggung dan Kendal sudah diberikan instruksi untuk dilakukan upaya pemeriksaan Rapid Test massal. Sehingga, bisa dipetakan kondisi dari persebaran virus Korona di tengah masyarakatnya.

Dirinya meminta seluruh bupati/ walikota di Jateng tidak perlu resah dengan adanya peningkatan kasus selama itu karena temuan dari tracing dan testing.

”Ini dikategorikan merah. Maka, penataan lokasi atau tempat potensi episentrum baru harus dilakukan. Yang kedua, kita lakukan Rapid Test massal. Maka, kita sudah minta semua laboratorium (lab) untuk siaga. Kapasitas lab kita sebenarnya cukup, tinggal kita bekerja jauh lebih cepat,” tutur Ganjar baru-baru ini.

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah temuan kasus itu akan dibarengi dengan upaya percepatan penanganan. Termasuk menata dan membatasi tempat yang dianggap potensi terjadi penularan.

”Penataan pasar tradisional, terus kemudian pembatasan kerumunan di areal publik ini harus ditingkatkan lagi. Rapid Test secara masif juga harus dilakukan, sehingga ketika ditemukan ada yang reaktif langsung ditindaklanjuti dengan PCR,” jelasnya.

Baca: Anak Kos Wajib Tahu Ini Sosok Wanita Dibalik Kelezatan Indomie

Sementara itu, Pemkab Temanggung terus berupaya menekan pergerakan covid-19 yang terus meningkat dengan beragam cara. Baik dengan pembatasan kegiatan masyarakat hingga menutup sementara lima pasar tradisional yang diduga menjadi episentrum penyebaran virus corona.

Bupati Temanggung M Al Khadziq menerangkan, pihaknya juga akan menambah tempat karantina untuk pasien positif covid-19 yang tidak harus menjalani perawatan di rumah sakit. Gedung Pemuda dan Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Maron akan dipilih untuk tempat karantina.

”Kita siapkan gedung karantina lainnya, yakni di wisma atlet di kompleks Stadion Bhumi Phala. Apabila wisma atlet penuh mungkin ditambah lagi di Gedung Perikanan Dangkel Parakan atau mungkin di Gedung Juang,” terang Khadziq. (hanifah)

1 thought on “Masuk Zona Merah, Ganjar Peringatkan Pemkab Temanggung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: