Pelaku Penganiayaan Sadis di Temanggung Ditangkap

(beritamagelang.com) Pelaku penganiayaan berujung pembunuhan di Temanggung (foto : internet)

beritamagelang.com, TEMANGGUNG—Pelaku pembantaian sadis ibu dan anak di Dusun/Desa Tleter Kabupaten Temanggung telah ditangkap oleh jajaran Polres Temanggung. Pelaku tersebut merupakan selingkuhan korban Ernawati.

Kapolres Temanggung AKBP Muhmmad Ali menuturkan dari hasil penyelidikan kasus tersebut, pelaku mengarah pada selingkuhan korban. Diketahui  tersangka bernaman Supriyadi alias Gareng, 38 tahun.

Aksi tersebut terjadi pada hari Rabu, (13/05/20) sekitar pukul 05.00 Wib, sebelum kejadian pelaku menunggu nenek korban pergi ke masjid untuk Sholat Subuh. Setelahnya, dia masuk ke rumah korban dan memukul korban Ernawati sebanyak delapan kali ke arah kepala.

Kemudian memukul korban ANW  yang masih balita sebanyak dua kali ke arah kepala dengan menggunakan palu.  Akibat kejadian itu, balita ANW meninggal dunia sedangkan ibunya luka parah dan masih dirawat intensif di RST Magelang.

”Setelah dilakukan penyelidikan berupa pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),  kemudian diperoleh bukti yang cukup untuk mengidentifikasi tersangkanya, dilakukan penangkapan kepada tersangka yang bersembunyi di area perkebunan Desa Tleter,” ungkap Kapolres.

Motif di balik kejadian sadis tersebut dilandasi oleh masalah hubungan asmara.  Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka marah karena korban tidak mau bercerai dengan suaminya.

”Dan tidak mau menikahi tersangka serta ingin memutuskan hubungan dengan tersangka,” terang kapolres.

Akibat tindakannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 355 KUHP.  Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 25 tahun.

Sebelumnya diberitakan, ada kakus penganiayaan berujung pembunuhan terjadi di Temanggung, pagi kemarin. Seorang ibu dan anak dibantai hingga sang anak meninggal dunia.

Korban diidentifikasi bernama Ernawati, 23 tahun dan sang anak ANW yang masih balita. Kasus ini terjadi di rumah korban di Desa Tleter, Kecamatan Kaloran, Temanggung. KorbanErnawati, mengalami luka parah sedangkan anaknya, Anw yang masih balita meninggal dunia. (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: