Persembahan Terakhir Didi Kempot, Lagu Ojo Mudik

(beritamagelang.com) "Ojo Mudik" judul lagu Didi Kempot (Foto : Internet)

beritamagelang.com, NASIONAL—Beberapa hari lalu sebelum meninggal, Didi Kempot membuat karya dengan merilis lagu berjudul  ”Ojo Mudik” . Lagu tersebut berisi pesan kepada para penggemar yang merantau di tengah pendemi Covid-19.

Sang maestro tidak menyanyikan sendiri, dia menggandeng beberapa pejabat di Solo. Seperti  Walikota FX Hadi Rudyatmo, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol (Inf) Wiyata Sempana Aji, dan Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai.

Lagu diawali dengan gamelan diiringi suling dan permainan keyboard.”Mak Bedunduk, Mak Pethungul , Virus Corona nengapa kowe njedhul .  Mak Bedunduk,  Mak Pethungul , aja cedhak-cedhak awas aja padha ngumpul ,” lantun Didi pada video official lagu tersebut.

Selanjutanya video tersebut menggambarkan gerakan oleh Personil TNI, Polri dan masyarakat untuk saling jarak, cuci tangan, pakai masker. Serta gerakan berdoa dan bersatu melawan virus corona agar lekas selesai.

“Neng omah wae, di rumah saja, bersama-sama ayo lawan corona,” lantun Didi untuk mengajak penggemarnya tetap dirumah dan bersatu melawan Covid-19.

Kemudian ada suara Didi Kempot mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik terlebih dahulu. Ia menyebut keluarga di kampung halaman pasti memahami kondisi yang sedang terjadi.

Lagu ”Ojo Mudik” merupakan salah satu upaya Didi Kempot membantu pemerintah dan masyarakat melawan pandemi. Dia juga sempat terlibat dalam konser amal untuk penanggulangan virus corona.

Sebelum meninggal, pelantun ”Stasiun Balapan” ini juga baru saja menyelesaikan lagunya penyanyi Yuni Shara. “Berangkat ke studio menyelesaikan lagu Yuni Shara,” ungkap  kakak kandung Didi Kempot, Lilik

Setelah pulang dari studio, suhu tubuh Didi panas kemudian berencana ke rumah sakit guna memeriksakan kondisinya. Asisten manajer humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez, mengatakan Didi dilarikan kerumah sakit dalam keadaan tidak sadar.

”iya datang dalam keadaan tidak sadar, langsung dilakukan pertolongan namun akhirnya meninggal dunia,” pungkasnya. (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: