Persiapan Rapid Test Massal Bagi Pengunjung Hipermarket di Sleman

(beritamagelang.com) ILUSTRASI (foto : internet)

beritamagelang.com, SLEMAN— Pemerintah Kabupaten Sleman siap menggelar RDT massal bagi pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di wilayahnya. Sehubungan dengan ditemukannya satu pasien positif COVID-19 pernah bekerja di tempat tersebut.

Diketahui sebelumnya, ada satu pasien positif virus corona berjenis kelamin pria, 45 tahun, merupakan Kasus 79. Awal mulanya yang bersangkutan tidak mengakui jika bekerja di hipermarket itu, namun belakangan ini diketahui dirinya pernah bekerja di tempat tersebut.

Pasien tersebut dinyatakan positif pada 24 April lalu dan dirawat di RS Hardjolukito. Kemudian dilakukan rapid test kepada sekitar 300 karyawan yang dimulai pada tanggal 2 Mei 2020, kepada 10 karyawan dan 5 diantaranya reaktif.

Selanjutnya dilakukan rapid test lagi kepada karyawan lainnya pada tanggal 4 Mei 2020. Sebanyak 94 karyawan dan 22 di antaranya reaktif, Kemudian dilanjut pada tanggal tanggal 5 Mei 2020 dilakukan rapid tes terhadap 196 karyawan lainnya. Ada 30 orang di antaranya reaktif dan belum dilakukan swab, masih menunggu rumah sakit.

Baca juga : Jaga Stabilitas Pangan Warga Kades di Srumbung Sumbangkan Tanah Bengkoknya

Sedangkan bagi pengunjung, sesuai dengan postingan instagram milik Humas Pemda DIY @humasjogja. Dalam postingan tersebut berisi mengenai update kasus tracking Covid-19 di Hipermarket Sleman.

Pemerintah Kabupaten Sleman akan melakukan RDT masal pada pengunjung Indogrosir tanggal 12-14 Mei mendatang di GOR Pangukan Sleman. Pengunjung yang dimaksud adalah pengunjung yang datang sejak tanggal 25 April – 4 Mei 2020.

Kominfo Kabupaten Sleman sedang membuat protokol penyeleksian peserta RDT massal melalui aplikasi, nantinya peserta test mendaftar menggunakan aplikasi tersebut. Untuk kuota sebanyak 1.500 unit yang akan dibagi dalam 3 hari berturut-turut.

Pemerintah Kabupaten Sleman juga sudah menutup sementara pusat perbelanjaan tersebut. ”Kami telah melakukan rapid test terhadap karyawan Indogrosir, sejak Sabtu (2/5/2020) hingga Selasa (5/5/2020). Dari total 300 orang, sebanyak 57 orang diantaranya dinyatakan reaktif. Kemudian melakukan swab guna memastikan dan saat ini menunggu hasilnya,” ungkap Bupati Sleman Sri Purnomo, kemarin (6/5/2020). (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: