Puluhan Ribu Pemudik Telah Masuk DIY

(beritamagelang.com) ilustrasi pemudik dengan menggunakan angkutan bus (Foto : Internet)

beritamagelang.com, MAGELANG—Sebanyak 85,876 pemudik masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per tanggal 1 April sampai 2 mei 2020. Hal tersebut berdasarkan rekapitulasi jumlah pemudik yang diperoleh Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Tavip Agus Rayanto menuturkan dari puluhan ribu pemudik itu ada 1433 orang di antaranya berasal dari zona merah. Seluruh pemudik menggunakan dua sarana untuk masuk ke  DIY.

”Angkutan umum yakni pesawat, kereta api dan bus sebanyak 87 persen atau 75.001 pemudik serta angkutan pribadi ada 13 persen atau 10.875 pemudik,” ,” ungkapnya, kemarin (4/5/2020).

Baca juga : Pasien Sembuh Asal Salaman Merupakan ABK Norwegian Encore

Berdasar pencatatan di tiga pos perbatasan yaitu Prambanan,  Tempel,  dan Congot, serta Terminal Jombor dan Wates. Mulai 11 April hingga 2 Mei 2020 pemudik Jabodetabek menurun drastis, hanya 6,7 persen atau 1.433 orang.

”Setelah larangan mudik dari Presiden Joko Widodo pada 24 April 2020, jumlah pemudik mengalami penurunan,” paparnya.

Sejak hari Minggu (26/4/2020) Gubernur DIY memerintahkan untuk berlaku tegas pada pembatasan pemudik di DIY,tertuang di surat edaran (SE) Gubernur DIY Nomor 5 tahun 2020. Bagi pemudik asal zona merah kalau tidak bersedia balik arah, harus dikarantina dan bukan di rumah sendiri melainkan seperti di Karangwuni atau di gedung Asrama Haji.

”Menurut data perhari Sabtu (2/5/2020), semua kendaraan di perbatasan yang berasal dari zona merah bersedia untuk putar balik. Hingga tanggal tersebut sudah ada 75 kendaraan yang diminta putar balik, yakni tiga sepeda motor, 62 mobil penumpang, tiga pick up, satu mini bus/travel, dan enam bus,” pungkas Tavip. (Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: