Terungkap, Ini Penyebab Sumber Lumpur Gas dan Api di Salaman Magelang

(ISTIMEWA) AMAN : Warga menyaksikan kubangan di pinggir Kali Tangsi yang mengeluarkan gas.

beritamagelang.com, SALAMAN— Penyebab munculnya gas yang bisa terbakar di Dusun Drojogan Desa Sriwedari Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang akhirnya terungkap. Hal itu setelah pihak ESDM provinsi Jawa Tengah melakukan penelitian lebih lanjut.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan dari ESDM Provinsi Jawa Tengah terkait kajian munculnya gas di pinggir Kali Tangsi itu. Menurutnya, fenomena ini sudah dilakukan pengujuan.

Menurut ESDM Provinsi Jawa Tengah, lokasi kejadian berada pada bagian hulu sebuah bendungan yang telah dibangun pada jaman Belanda. Sehingga, di daerah tersebut memungkinkan menjadi area tertumpuknya material organic berupa sampah yang terbawa oleh aliran sungai.

Beban sedimentasi yang terjadi pada aliran sungai memberikan tekanan pada tumpukan material organik pada dasar sungai sehingga terbentuk gas. Gas ini kata dia tidak akan berlansung lama.

Pihak ESDM merekomendasikan beberapa hal. Diantaranya membuat garis pembatas untuk mengamankan agar semburan gas tidak untuk permainan.  Kemudian, potensi gas itu kurang signifikan untuk dikelola lebih lanjut.

Pihaknya diminta untuk dilakukan pemantauan untuk monitoring potensi dan kandungan gas secara berkala. Kemudian segera melapor apabila terjadi perkembangan yang signifikan

“Jika saat aliran sungai sedang surut dan titik semburan gas tidak terendam sebaiknya di bakar (dinyalakan api) sehingga tidak meacuni dan bisa segera turun tekanan gas tersebut,” kata dia. (miftahudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: