Tidak Ada Penyembelihan Hewan Kurban, Warga di Yogyakarta Memilih Bagikan Paket Sembako

(beritamagelang.com) Warga kampung Jogoyudan Yogyakarta ganti penyembelihan hewan kurban dengan membagikan paket sembako (foto : internet)

Beritamagelang.com, YOGYAKARTA – Perayaan berbeda di lakukan warga kampung Jogoyudan saat menggelar hari raya Idul Adha 1441 Hijriah (31/7/2020). Mereka mengganti penyembelihan hewan kurban dengan membagikan paket sembako.

“Warga kami banyak yang lansia, jadi lebih rentan terpapar virus Covid-19. Kami tidak ingin ada warga yang tertular, sehingga jalan satu-satunya ya mentaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ungkap Ketua RT 36, Jogoyudan, Jumat (31/7/2020).

Para warga Masjid Muttaqin tidak menyembelih hewan kurban seperti tahun-tahun sebelumnya dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19. Warga yang biasanya menyumbangkan sapi dan kambing menggantinya dengan memberikan paket-paket sembako bagi yang membutuhkan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur dan mie instan.

Untuk tetap bersilaturrahmi, para warga mengadakan makan bersama sebelum pulang. Dengan menu khas lebaran, mereka berharap warga tetap bisa menikmati kebersamaan meski di tengah pandemi.

Baca juga : Covid-19 Kabupaten Magelang Dua Pasien Baru Positif Covid-19

“Kecewa sebenarnya iya karena tidak bisa menyembelih hewan kurban, tapi demi kesehatan warga. Kami khawatir ada kerumunan dan lalai untuk jaga jarak. Lebih baik menggantinya dengan sembako yang juga dibutuhkan warga,” tandasnya. Seperti dilansir dari SuaraJogja.

Saat menggelar kegiatan salat Ied, warga Jogoyudan memberlakukan protokol kesehatan nan ketat. Mereka melaksanakan salat Ied tanpa berkerumun di tiap RW. Hanya tetangga samping kanan yang bersama-sama beribadah di sejumlah titik yang ditentukan untuk menghindari kerumunan besar.

Sebelum solat berjamaah, mereka wajib wudhu di rumah masing-masing. Di rumah warga yang ditentukan sebagai tempat salat pun, mereka kembali harus mencuci tangan dengan sabun dan mengenakan masker selama ibadah.

Jarak shaf salat pun dibatasi minimal 1 meter untuk masing-masing jamaah meski berada di tengah gang kampung yang sempit. Tidak ada ritual bersalaman seperti tahun-tahun sebelumnya.

1 thought on “Tidak Ada Penyembelihan Hewan Kurban, Warga di Yogyakarta Memilih Bagikan Paket Sembako

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: